Sabtu, 28 Februari 2015

PENGAJUAN KEPALA SEKOLAH SEMENTARA

Bagi Madrasah yang belum memiliki/mendaftarkan Kepala Sekolahnya, agar segera melakukan pengajuan ke Admin Kabupaten dengan menyerahkan formulir A09 dilampiri SK Pengangkatan Kepala Sekolah dari Yayasan. Apabila Kepala Sekolah yang notabene NUPTK nya berasal dari Direktori Sekolah lain, maka lakukan langkah berikut:
1. Login ke PTK
2. Ajukan Sekolah Non Induk melalui menu Sekolah Non Induk
3. Terbit Form S20 dan diserahkan ke Admin Sekolah untuk dientry dan menerbitkan S21
4. Untuk pengajuan Kepala Sekolah, download formulir A09 dan ajukan ke Admin Kabupaten.

VERVAL NUPTK SEMESTER II TP. 2014/2015


Cara Cetak Kartu Keaktifan NUPTK Semester 2



Layanan informasi terpadu Padamu Negeri yang di kelola BPSDMPK-PMP Kemendikbud di semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 kembali melaksanakan pendataan keaktifan Pendidik dan Tenagan Kependidikan (PTK). 

Bagi PTK yang telah memiliki Nomor Unik Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) ataupun masih PegID di semester 2 ini kembali diwajibkan melaporkan keaktifannya sebagai PTK melalui Padamu Negeri.

Untuk memproses keaktifan PTK dalam satu sekolah dilakukan secara kolektif berdasarkan ajuan dari Kepala Sekolah ke Dinas Pendidikan. Tetapi untuk cetak Kartu NUPTK/PegID semester 2 tetap dilakukan mandiri oleh setiap PTK.

Kartu digital keaktifan NUPTK/PegID dapat dicetak apabila PTK tersebut telah diajukan vervalnya oleh Kepala Sekolah dan telah disetujui oleh Dinas Pendidikan. 
  • Login sebagai PTK pada http://padamu.siap.web.id.
  • Silakan isi PegID/NUPTK dan password login akun PTK Anda
  • Selanjutnya pilih layanan Padamu PTK jika telah berhasil login
  • Pada halaman dasbor PADAMU PTK Anda akan ditampilkan status keaktifan Anda

  • Pilih Info Mengajar untuk melihat Riwayat Mengajar Anda





Berbeda dengan semester sebelumnya, pemutakhiran riwayat mengajar tidak perlu di entri manual lagi oleh setiap guru. Sistem akan meng-update riwayat mengajar secara otomatis ke setiap portofolio guru sesuai dengan isian jadwal kegiatan belajar mengajar mingguan yang di entri oleh petugas admin/operator sekolah
  • Unggah foto Anda, dengan klik Unggah Foto dan pilih file foto dari media penyimpanan komputer Anda. File yang dapat diunggah adalah file JPG, PNG, dan GIF dengan ukuran maksimum yang diijinkan 250 X 400 pixel



  • Selanjutnya, klik Periksa Portofoio, periksa portofolio Anda. Jika ada yang harus disesuaikan silakan klik Edit Kembali, namun jika sudah sesuai klik OK.


  • Klik tombol Aktifkan pada Portofolio Anda untuk periode Semester 2 tahun pelajaran 2014/2015

  • Terakhir klik tombol Cetak untuk mencetak kartu digital PTK

Perlu diingat, setelah semua PTK dalam satu sekolah melakukan keaktifan secara kolektif dan telah diajukan Kepala Sekolah ke Dinas Pendidikan untuk persetujuan verval, barulah PTK tersebut dapat mencetak kartu digital.

Siapkan dokumen penjadwalan mingguan pembelajaran di setiap kelas pada semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 yang telah berlaku di sekolah saat ini sebagai dasar entri ke sistem Padamu Negeri untuk dasar Riwayat Mengajar guru.

GURU BERSERTIFIKAT WAJIB VERVAL NRG SEMESTER II TP. 2014/2015

Berikut Surat dari LPMP terkait Pengaktifan NUPTK Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015:



Verval NRG bagi guru bersertifikat pendidik akan dilaksanakan mulai 1 Pebruari 2015 hingga 30 Juni 2015.
Semua guru yang telah sertifikasi memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG). Para guru tersebut wajib melakukan verifikasi dan validasi (Verval) NRG melalui layanan PADAMU NEGERI. Apabila tidak melakukan verval atau registrasi ulang NRG maka NRG yang sebelumnya sudah diterbitkan dianggap tidak valid. 



Sesuai dengan surat edaran dari BPSDMPK PMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan perihal "Agenda Kegiatan Penjaminan Mutu Pendidikan Periode Semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015", verval NRG bagi guru bersertifikat pendidik ini akan dilaksanakan mulai 1 Pebruari 2015 hingga 30 Juni 2015.


Proses Verval NRG dengan cara, guru login ke akun PADAMU NEGERI. Update kelengkapan data sertifikasi, unggah berkas pindai (scan) dokumen Piagam Sertifikasi Guru yang dimilikinya. Ajukan verval NRG melalui Kepala Sekolah ke Dinas Pendidikan. Jika disetujui oleh Dinas, guru akan menerima bukti verval NRG.

Selain itu, pada waktu yang sama juga dilaksanakan Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan guru harus menjaga keaktifan NUPTK/PegID periode semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015. Jika dalam 2 semester berturut-turut NUPTK/PegID tidak diaktifkan mandiri oleh setiap guru maka akan dinonaktifkan secara permanen. 

AGENDA PENTING PADAMU NEGERI SEMESTER II 2014/2015

Semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 ini BPSDMPK PMP Kemendikbud melalui layanan Padamu Negeri kembali melaksanakan program penjaminan mutu pendidikan berkelanjutan. Pendataan yang diikuti guru secara online ini akan dilaksanakan mulai 1 Pebruari 2015 sampai 30 Juni 2015.
Padamu Negeri merupakan singkatan dari Pangkalan Data Penjaminan Mutu Pendidikan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setiap guru di seluruh Indonesia memiliki akun di situs layanan sistem informasi terpadu Padamu Negeri. Agenda kegiatan semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 meliputi:
  • Registrasi ulang Nomor Registrasi Guru (NRG) bagi para guru yang telah sertifikasi. apabila tidak melakukan registrasi ulang NRG, maka NRG yang sebelumnya sudah diterbitkan dianggap tidak valid.
  • Keaktifan NUPTK/PegID periode semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Apabila dalam 2 semester berturut-turut NUPTK/PegID tidak diaktikan mandiri oleh setiap guru maka akan dinonaktifkan secara permanen oleh sistem.
  • Penilaian Kinerja Guru (PKG) periode semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015. PKG berlaku wajib bagi semua Pendidik dan Kepala Sekolah baik negeri maupun swasta naungan Kemdikbud dan Kemenag.
  • Evaluasi Diri Sekolah (EDS) bagi yang belum melengkapinya di periode semester 1 tahun pelajaran 2014/2015. EDS hanya berlaku bagi naungan Kemdikbud.
  • Pemutakhiran data guru dan mencetak kartu digital keaktifan guru semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 yang dilakukan mandiri oleh setiap guru. 
Yang harus disiapkan terkait kegiatan di atas diantaranya:
  • Dokumen penjadwalan mingguan pembelajaran di setiap kelas pada semester 2 tahu pelajaran 2014/2015 yang telah berlaku di sekolah saat ini.
  • Piagam sertifikasi guru, SK perubahan kode mapel (bila ada perubahan) dan ijazah pendidikan terakhir bagi guru yang telah memiliki sertifikasi pendidik.

BPSDMPK PMP Kemdikbud memfasilitasi akses data Padamu Negeri kepada semua pihak terkait menggunakan akun login masing-masing mulai dari tingkat individu (guru) sampai tingkat institusi. Ini dimaksudkan untuk emenuhi kebutuhan para pihak dalam melaksanakan peningkatan mutu pendidikan. 

JFU MTS NEGERI MODEL KURIPAN

Big Boss:

SAHIMI, S.PD, M.PD  (IV/a)
NIP. 197612312003121006
CP: 0818361040


Big Boss Tata Usaha:

LALU MUHAMAD NUH, S. SOS (III/d)
NIP. 196402181985031001
CP: 081946060020


Pendekar Duit

ZAITUN MARHANI, SE (III/c)
NIP. 197112311998032002
CP: 085937054866


Pendekar SAIBA

KHAERUDIN, SEI (III/c)
NIP. 197812062006041013
CP: 081916000455
email: olfrizkyrafa@yahoo.com

JANGAN BEBANI ANAK DENGAN TARGET ORANG TUA




Kebanyakan orang tua senang memberi target kepada anaknya, termasuk dalam kaitannya dengan prestasi akademis. Misalnya orang tua ingin anaknya ranking satu atau selalu mendapat nilai seratus. Seharusnya orang tua realistis dalam memasang target kepada anak.
 
"Sangat berisiko jika orang tua menargetkan sesuatu tetapi anak tidak mampu. Lebih baik, orang tua realistis dan punya rencana a, b, atau c," kata psikolog anak dan keluarga, Sani B. Hermawan, Psi yang SekolahDasar.Net kutip dari Antaranews (05/02/15). 

Target yang diberikan orang tua tanpa mempertimbangkan kemampuan anak akan membebani anak. Anak akan merasa tertekan, tidak berguna bahkan merasa tidak berharga. Memaksakan target hanya akan membuat anak stres, kabur atau justru memusuhi orang tua.  

 [ Baca juga: Inilah Alasan Tidak Boleh Memaksa Anak Belajar ]

Untuk itu, orang tua perlu melakukan evaluasi berkala untuk mengukur perkembangan akademis anak. Orang tua dapat mengetahui kemampuan akademis anak dari tugas-tugas, ujian, pekerjaan rumah yang diterima anak di sekolah.

"Jika anak memang akademisnya belum berubah, jangan dimarahi, dihina, diejek, dilabeli tidak mampu. Tetapi carikanlah solusinya. Apakah memang dia tidak mengerti, apakah tidak teliti atau kemampuanya di satu pelajaran tertentu memang kurang," jelas Sani. 

Direktur Lembaga Psikologi Daya Insani itu mengatakan orang tua juga perlu memberi pemahaman pada anak mengenai target yang diberikan, sehingga semangat anak terpacu dan tidak merasa terpaksa mencapai target dari orang tuanya itu. 


Sumber:
http://www.sekolahdasar.net/2015/02/jangan-bebani-anak-dengan-target-orang-tua.html#ixzz3RsYmSRK4

INILAH ALASAN TIDAK BOLEH MEMAKSA ANAK BELAJAR






Orang tua harus rutin dan sabar mendampingi anak belajar

Orang tua harus mau meluangkan waktu untuk mendampingi anak belajar.

Memaksa anak belajar dapat meningkatkan ketegangan anak dan membuatnya stres. Orang tua pun ikut gampang gusar. Ketegangan membuat keduanya menjadi gampang marah. Pemaksaan hanya akan membuat anak makin sulit menyerap pelajaran.
Menurut psikolog anak Anna Surti Ariani, ketika anak ataupun orang tua mulai terasa tegang, kegiatan belajar sebaiknya dihentikan. Saat emosi sudah kembali tenang, otak akan berfungsi dengan baik.
Orang tua berkewajiban menyusun manajemen belajar yang baik untuk anaknya. Manajemen belajar ini mesti dikembangkan berdasarkan karakteristik anak. Satu cara yang bagus bagi seorang anak belum tentu cocok untuk anak lain.
Untuk membantu anak, orang tua sering kali turut terlibat dalam proses belajar dan mengajar di rumah. “Mereka butuh diajarkan setiap malam untuk memudahkannya menguasai materi pelajaran.” kata Anna dikutip SekolahDasar.Net dari Republika (13/11/2013).
Orang tua dapat menanyakan kembali materi yang telah diberikan guru di sekolah. Jika memang sudah dicicil dan anak dirasa bisa, tidak perlu lagi belajar dengan sistem kebut semalam saat malam menjelang ujian.
Orang tua harus rutin dan sabar mendampingi anak belajar. Jangan Memaksa anak belajar banyak bahan dalam sekian jam. Itu membuat apa yang dibacanya tidak terserap sempurna. Anak hanya sampai pada level mampu mengingat, bukan paham atau mengerti.
Menurutnya sistem kebut semalam juga membuat anak cepat lelah. Ia akan kewalahan mempelajari materi yang akan diujikan. Belajar hingga larut malam membuat anak susah tidur dan paginya jadi susah bangun. Saat di sekolah anak bakal mengantuk dan hilang konsentrasi belajarnya.